Review Assassin’s Creed Odyssey: Cerita Seru dengan Elemen RPG


Assassin’s Creed Odyssey bisa dibilang merupakan jawaban atas kekecewaan para penggemar banyak serial Assassin’s Creed yang dirilis oleh Ubisoft. Bisa dibilang, serial Assassin’s Creed memiliki magnet tersendiri. Bahkan banyak dari seri Assassin’s Creed seperti Assassin’s Creed Unity dan Assassin’s Creed Syndicate yang dipenuhi bug, laris manis di pasaran. Bisa dilihat dari banyaknya serial Assassin’s Creed yang pernah dirilis selalu memiliki penjualan yang sangat tinggi. Kali ini, Ubisoft mencoba mengambil tema Yunani kuno. Setting waktu di Assassin’s Creed Odyssey lebih tua dari seri Origins. Dua hero utama dari game ini adalah sepasang kakak beradik, Alexios dan Kassandra yang bisa kamu pilih. Kali ini Buddygame akan membahas salah satu game Assassin’s Creed terbaru yang mengambil setting di zaman Yunani kuno. Jika Anda belum pernah mencoba game ini sebelumnya, Anda bisa membaca artikel ini sampai akhir.

Pengembaraan Assassin's Creed

Assassin’s Creed Odyssey Plot: 400 Tahun Sebelum AC: Origins

Game ini berlangsung pada tahun 431 SM, yaitu 400 tahun sebelum peristiwa Assassin’s Creed Origins. Serial ini menceritakan peristiwa fiksi yang terjadi selama Perang Peloponnesia seperti pertempuran antar kota di Yunani kuno. Kali ini kamu akan bermain sebagai dua bersaudara bernama Alexios dan Cassandra yang bisa kamu pilih. Kedua bersaudara itu adalah tentara bayaran yang berjuang untuk Liga Delian yang dipimpin oleh Athena atau Liga Peloponnesia yang dipimpin oleh Sparta. Kisah Assassin’s Creed Odyssey berkisar pada upaya dua pahlawan untuk memulihkan keluarga mereka yang terpecah setelah mereka dan saudara-saudara mereka terlempar dari tebing ketika mereka masih muda dan ditinggalkan oleh ayah mereka yang diperintahkan oleh oracle Sparta.

Pengembaraan Assassin's Creed

Selama Pertempuran Thermopylae, Raja Leonidas yang memimpin pasukan Sparta memenangkan pertempuran melawan Persia. Namun, tentara musuh yang ditangkap melaporkan kepada Leonidas bahwa jalan pegunungan diungkapkan kepada tentara Persia yang bergerak untuk mengepung tentara Sparta pagi ini. Setelah itu, cerita berlanjut di abad-abad mendatang ketika Laila Hassan bersama Victoria Bebo menemukan tombak Leonidas dan mempertimbangkan untuk mencoba melihat DNA Alexios dan Cassandra yang merupakan keturunan darah Leonidas.

Pengembaraan Assassin's Creed

Ternyata, setelah ditinggalkan oleh orang tuanya, kedua bersaudara itu masih hidup, namun hidup terpisah. Mereka hidup dan tumbuh di jalanan dan membuat mereka kuat. Mereka mengumpulkan uang dari tugas demi tugas yang mereka jalani. Mereka berdua memiliki ambisi besar dan misi besar yaitu menyatukan keluarga mereka. Namun, ketika mereka ingin menemukan ibu, mereka menemukan bahwa ada perang besar di Yunani antara dua faksi, Sparta dan Athena. Sebuah organisasi tersembunyi bernama Cosmos Cult dengan teknologi misterius yang mampu memprediksi masa depan dan juga mengungkap masa lalu. Dengan demikian, saudara-saudara terlibat dalam kepentingan kultus Kosmos. Inilah ringkasan cerita Assassins Creed Odysey. Bagaimana dengan grafis dan gameplay?

Grafik realistis dengan detail dan pencahayaan yang indah

Seperti seri-seri sebelumnya, Ubisoft selalu berhasil memadukan suasana cerita latar kota ke dalam setiap game Assassin’s Creed. Anda akan melihat pemandangan kota yang ramai dan detail yang bagus juga. Di antara tanah yang subur dan kota yang ramai, ada juga gunung berapi dan laut biru yang luas. Assassin’s Creed Odyssey berhasil menghadirkan grafik yang detail dengan tingkat realisme yang sangat baik serta hiburan yang sangat baik. Selain itu, cuaca yang dinamis membuat tampilan game ini semakin dramatis.

Pengembaraan Assassin's Creed

Di seri ini, kamu akan merasakan elemen RPG kental ala game Mass Effect atau Dragon Age. Disini akan disertakan beberapa pilihan yang menentukan jalannya cerita dengan multiple ending. Tidak hanya itu, Anda dapat bergerak di dunia yang sangat luas dengan bebas. Gameplay yang ditawarkan Assassin’s Creed Origin jika dilihat dari dekat mirip dengan The Witcher 3: Wild Hunt. Jadi beberapa orang sering membandingkan keduanya, apalagi Anda bisa melakukan banyak hal seperti berenang di laut dan juga menunggang kuda.

Kesimpulan: game yang layak dibeli

Ubisoft adalah penerbit dan pengembang game dengan banyak penggemar dan pembenci. Kenapa seperti ini bisa dilihat dari banyaknya game yang mengecewakan fans. Namun, di balik kekurangan tersebut, Ubisoft merupakan perusahaan yang peduli dengan pelanggannya dan mendengarkan semua keluhan mereka. Hal ini dapat dibuktikan dengan beberapa sekuel dengan banyak perbaikan seperti Assassin’s Creed Odyssey. Kami sangat merekomendasikan sekuel kali ini. Khususnya bagi para penggemar RPG seperti The Witcher 3: Wild Hunt. Nah, Assassin’s Creed Odyssey bisa membuat daftar game kamu layak untuk dibeli.